|
Tingkat pelayanan dalam sebuah universitas merupakan hal yang sangat wajib diperhatikan dan di tingkatkan. Karena hal itu akan sangat terasa atau sangat bersentuhan langsung dengan mahasiswa selaku yang punya hak.Tetapi apakah itu diperhatiakan?sampai saat ini peningkatan fasilitas di unpas tidak signifikan. Hal itu dapat dilihat dari pembangunan yang semraut dan tak terencana sampai pada masalah parkiran yang sampai sekarang belum ada solusinya.....
Tapi dibalik kesengsaraan itu masih ada secercah mata air yang melepas dahaga kita. Dialah Satuan Pengaman atau yang biasa disingkat satpam yang selalu menjaga keamanan kampus 24 jam penuh dengan resiko nyawa sekali pun. Dapat dilihat dalam kasus kemalingan pada awal bulan oktober kemarin setelah hari raya idul fitri di kampus lengkong fakultas hukum. Banyak yang di media yang seakan- akan polisi lah yang melakukan invetigasi, olah TKP sampai menagkap pelaku pada hal saptam unpas lah yang melakukan semuanya.
"Pahlawan tanpa tanda jasa", hal itu lah yang mungkin dapat dilihat dari rekan- rekan satpam kita, sampai terjadinya kemalingan itu mereka hanya mendapat ancaman "Dipecat"!! oleh pihak universitas jika tidak berhasil menangkap pelaku. Untung ada sedikit penghargaan dalam bentuk sukuran kecil dari pihak universitas. Tapi kenapa dimedia berkata lain? ada apasih? apa para satuan pengaman lain yang memakai nafkah dari uang rakyat kerjanya kurang dan ingin punya tanda penghargaan?
Semoga semua kawan- kawanku dapat menyadari siapa pahlawan sebenarnya...
Untukmu pahlawanku Satpam Unpas (Satuan Pengaman Universitas Pasundan)
|